Minggu, 29 Desember 2013

Rahasia Sakura (Bagian 2)

RAHASIA SAKURA

SUMMARY:Tidak ada summary

pairing
sasusaku

disclaimer
Masashi Kishimoto

WARNING: Typo, OCC, Gaje

Singkat Cerita

  Siswa-siswi akhirnya berhamburan keluar kelas karena sudah waktunya istirahat. Sebagian siswa-siswi ada yang kekantin, ada yang mengobrol, membaca buku, dan ada pula yang bermain. Kalau Sakura hanya diperpustakan untuk membaca buku. Dia melihat ada seorang siswa yang kulitnya putih pucat. Menurutnya orang itu mirip mayat hidup. Saat Sakura membaca buku, tiba-tiba ada seorang laki-laki berambut pantat ayam masuk keperpustakaan. Awalnya Sakura biasa-biasa saja. Tapi, laa-lam dia terganggu oleh teriakan histeris perempuan yang mengitari laki-laki itu. "BERISIK! Ini perpustakaan!" Teriak Sakura marah karena tidak tahan dengan teriakan perempuan yang menjadi-jadi.
  
 Hanya satu yang dilakukan Sakura. Apalagi kalau bukan pergi dari perpustakaan itu. Sakura tidak menghiraukan tatapan tajam para wanita pada dirinya yang berteriak. Sasuke sedikit kaget dan lalu melanjutkan buku yang dia baca.

  Sedangkan Sakura menuju ke toilet. Apakah yang dia lakukan? Jawabannya dia hanya ingin merendam emosinya.Dia memasuki toilet laki-laki dan bersandar di dinding-dinding samping toilet. "Huh, apa tampannya orang itu. Jidatnya lebah, orang nya dingin, dan juga pendiam. Banyak kok laki-laki yang lebih keren dari dia. Apakah harus berteriak segitunya!" Katanya marah sambil berkacak pinggang.



  “Ehem!” Suara yang mengagetkan Sakura. “Eh?!” Dia menengok kesamping. Dia melihat seorang laki-laki berbaju olahraga, beralis tebal, dan tinggi. Siapa  lagi kalau bukan Rock Lee kakak kelas Sakura. “Hei, siapa kau? Kurasa, aku tidak pernah mengenalmu. Apakah kau siswa baru disini?” Tanya Rock Lee pada Sakura. ‘Membuat orang kaget saja’ Batin Sakura kesal menatap tanpa ekspresi pada Rock Lee. “Ya, aku siswa baru. Namaku Hitoshi. Kau sendiri?” Jawab Sakura yang bisa menebak apa yang akan ditanyakan Rock Lee nanti lalu bertanya balik pada Rock Lee.
   “Namaku Rock Lee desu!” Ujarnya bersemangat lalu menghampiri Sakura. “Emm, Lee-san. Apakah kau pernah melihat orang berambut pantat ayam dan bermata hitam kelam yang sering digerombongi oleh banyak wanita?” Tanya Sakura penuh dengan pertanyaan. “Tentu saja aku tahu. Dia itu Uchiha Sasuke. Bisa dibilang rival ku di tim basket sih.. Habisnya, gara-gara tim basket nya membuat kami kalah terus. Jadi kuputuskan kalau aku akan menjadi rival Sasuke dan kawan-kawannya.” Jawab Rock Lee panjang lebar dan membuat mereka seperti akrab saja. Padahal baru beberapa detik berkenalan. “Lee-kun, boleh aku panggil seperti itu?” Tanya Sakura dengan nad memohon. Sakura memang merasa senang didekat Rock Lee.
   Entah apa yang membuatnya nyaman. “Tentu saja, boleh ku panggil kau Hitoshi-kun?” Rock Lee balik Tanya pada Sakura sambil ingin menjabat Sakura. “Tentu saja dia menjabat tangan kanan Rock Lee. Akhirnya mereka tertawa lepas. “Padahal belum lama kita kenalan,” Ujar Sakura menepuk pundak Rock Lee. “Iya, hehehe” Balas Rock Lee tersenyum dengan menampakkan gigi putihnya.
 ‘TENG, TENG, TENG, TENG’ Tanda bel menunjukkan waktu istirahat berakhir. “Eh, Hitoshi-kun. Aku ingin ganti baju dan langsung ke kelas nih! Jaa…” Pamit Rock Lee berlari keruang ganti.
  Sakura berjalan pelan menuju kelasnya. Ada setengah orang yang melirik Sakura dengan terpesona. Sakura memasuki pintu kelasnya dan melihat Ino. Ya ampun, Sakura baru sadar kalau Ino ada dikelasnya. Ino adalah temannya yang juga berkerja sebagai maid di sebuah restoran.
   “Ino-san,” Bisik Sakura yang sudah ada disampingnya. “KYAAA!” Ino berteriak kaget memegang erat meja nya. “Eh?” Tanya Ino heran menatap laki-laki berambut pink dan bermata hijau. ‘Tunggu dulu, mata pink dan rambut hijau’ Gumam Ino lalu berpikir. “Kau Sakura-san kan?” Bisik Ino pada Sakura. Sakura hanya menganggukkan kepalanya kecil pertanda ‘ya’. “Kenapa kau berdandan seolah kau-“ Sebelum selesai berbicara, Sakura langsung menutup mulut Ino. “Pssst! Nanti ketahuan. Kalau ketahuan kan, bisa hancur aku. Aku hanya menjadi laki-laki kalau aku tidak berkerja. Mengerti?” Bisik Sakura mengatakan alasannya. Ino hanya mengangguk kecil tanda mengerti.

  Saat pulang, Sakura di ajak Rock Lee bermain basket sebentar disekolah. “Kau mau kan menemaniku untuk berlatih basket. Ayolah, nanti kau juga bisa ku perkenalkan pada teman-temanku.” Pinta Rock Lee saat pulang sekolah. “Baiklah, kau tahu tidak Lee-kun, kalau aku juga suka main basket. Tapi, hanya sendirian.” Kata Sakura senang karena diajak bermain basket. “Kalau begitu kau ganti bajumu dengan baju ini. Nah, sekarang keruang ganti. Aku tunggu,” Ujar Rock Lee menyerahkan baju basket berwarna merah bertuliskan angka 8 dan sedikit warna putih disisi baju.
  Sakura memakai lapisan baju khusus supaya tidak diketahui orang kalau dia wanita kalau memakai baju tersebut. Setelah semuanya selesai, akhirnya dia keluar dari ruang ganti. Sekarang dia terlihat tampan memakai baju itu.
  Setelah itu dia menghampiri Rock Lee yang sedang bercakap-cakap. “Oh, kau sudah ganti baju rupanya. Perkenalkan, ini teman-teman tim basketku!” Ujar Rock Lee bersemangat saat sadar Sakura sudah ada disampingnya. “Oh, jadi ini teman barumu Lee, lumayan.” Ujar Sasori menatap dingin Rock Lee. Rock Lee mengangguk.
  “Salam kenal,” Kata Sakura pura-pura menatap dingin Sasori dan teman-teman Rock Lee. “Kau sedikit mirip dengan Uchiha Sasuke yang brengsek itu,” Cerocos Kiba berkomentar.

  “Ya sudahlah, ayo kita mulai!” Kata Rock Lee bersemangat sambil mengepal tangannya kuat. “YEAH!” Teriak gerombongan laki-laki lalu masuk ke area lapangan basket. Sakura mengikuti mereka ke lapangan basket.

  Lalu mereka berlatih dengan serius. Sakura tidak kewalahan karena sudah terbiasa bermain basket dirumahnya. Bahkan dia sering dia bermain basket lewat PC. Bahkan dia yang sedari tadi memasukkan bola basket itu kedalam ring. Rock Lee saja kewalahan kelihatannya Sakura sangat bersemangat.

Selesai latihan
“Hosh, hosh, hosh, jago juga kau. Aku saja kewalahan.” Ujar Kiba berkacak pinggang mengatur napasnya yang tersengal-sengal.
  “Iya, Hosh, hosh, hosh. Kau mau kan, untuk membantu kami mengalahkan tim si Uchiha itu?” Tanya Sasori tak kalah lelahnya dengan Kiba.
“Hebat juga kau Hitoshi!”
“Terimakasih Lee-kun. Aku mau bergabung dengan kalian.”
Belum sempat melanjutkan perkataan, datanglah tim basket Senior. Siapa lagi kalau bukan Tim yang terdiri dari Uchiha Sasuke, Uzumaki Naruto, Suigetsu, Gaara, dan Jugo.
  “Hei mereka datang,” Bisik Rock Lee pada teman-temannya.
“Hei Uchiha kami tidak takut lagi untuk mengalahkan tim mu!” Kata Rock Lee lantang.
“Kurasa tidak. Coba saja, pertandingan akan kita mulai.” Balas Sasuke tersenyum licik sambil mempersiapkan dirinya dan kawan-kawannya.
‘DASAR ORANG SOMBONG, GAK TAU SOPAN SANTUN!’ Batin Sakura kesal dalam emosinya ingin meninju si Sasuke sampai babak belur.
  Pertandingan dimulai dengan sengit. Sakura sangat tangkas dan sudah membua strategi dengan teman-temannya. Sakura dan teman-temannya berhasil mengalahkan tim senior dengan nilai yang tipis yaitu 9-8 tim Rock Lee memenangkan 9-8 dengan tim senior.
Sekarang tim Uchiha itu harus menerima atas kekalahannya.

To Be Countine

Makasih buat pengomentar yang cantik dan ganteng. Kalau ada saran dan kritik tolong sampaikan.

0 komentar:

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Blogger