Minggu, 29 Desember 2013

Rahasia Sakura


RAHASIA SAKURA

SUMMARY: Tidak ada summary

Pairing

Sasusaku

Disclaimer

Masashi Kishimoto



  Haruno Sakura adalah gadis yang cantik. Tapi, dia tidak bisa menghilangkan sikap buruk nya yang sudah berada dalam dirinya semejak enam tahun yang lalu. Dia malah bersikap seperti laki-laki. Bahkan semua orang-orang mengira kalau Sakura adalah seorang laki-laki yang tampan dan baik hati. 

  Pasalnya disekolah Sakura memakai baju laki-laki. Sakura bersikap seperti itu karena ingin menghindarkan diri dari ancaman orang jahat yang mungkin saja bisa mencelakakan dirinya. Karena itu dia menyembunyikan indentitas dirinya dan mengganti namanya menjadi ‘Hitoshi’. Pagi ini dia masih malas membuka matanya untuk bangun dan sekolah disekolah ‘Konoha High School’. 
  

  “Sakura, ayo bangun.. Eh, kok malah tidur lagi. Mandi sana,” Ujar ayahnya menggoyang tubuh anaknya pelan. Karena kesal anaknya tidak bangun, akhirnya dengan terpaksa Kizashi mengambil seember air dan di tumpahkannya ke wajah anaknya. “AAAh!!iya, iya aku bangun… Em, ini jam berapa?” Tanya Sakura kaget dan sedikit shock karena ayahnya menumpahkan air ke tempat tidurnya sampai basah. “Sudah jam tujuh lewat tiga puluh menit. Kalau kamu mau malas-malasan, nanti kau terlambat saat hari pertamamu kesekolah!” Omel Kizashi pada putrinya dan berhasil membuat Sakura terkejut. 

  “UAPAA?! Aduh harus siap-siap nih!” Jerit Sakura lalu meninggalkan ayahnya langsung membawa handuk masuk ke kamar mandi. Ayahnya yang melihat kelakuan anaknya hanya menggeleng-gelengkan kepalanya. Selesai mandi Sakura dengan cepat dan gesit memasukkan buku barunya, menyiapkan semua peralatan sekolahnya dan turun kebawah untuk mengambil sarapannya.  “Ohayo minna,” Sapa Sakura dan duduk kemudian langsung mengambil sarapannya yaitu roti dan meminum air putihnya dengan cepat. 

“Sakura, pelan-pelan makannya, Tapi… Sakura kenapa kau memakai baju laki-laki?” Tegur ibunya pada Sakura yang terlalu cepat makannya. 

  “Ya ampun Sakura… Bagaimana nanti kamu mendapatkan laki-laki setelah kamu lulus nanti kalau bajumu yang seperti laki-laki!” Kata Kizashi kaget pada anaknya yang memakai baju SMA laki-laki.  “Tidak apa-apa ayah,” Jawab Sakura yang sudah menghabiskan makanannya. Sebelum di ceramahi ayahnya lebih lama dia langsung beranjak dari rumahnya kesekolah barunya. “Aku pergi dulu,” Ujar nya lalu berlari menuju sekolahnya. Setelah memasuki sekolahnya dia lega karena datang tepat waktu. 
  
  Banyak perempuan yang melewati terpesona ada juga yang tidak. Sakura menuju ke kelas yang akan ditempatinya. “Tampannya,,” Gumam seseorang siapa lagi kalau bukan Karin.

  Sakura berpura-pura berjalan tegap seolah-olah dia adalah seorang laki-laki. Bahkan Sakura meletakkan dua bola kecil di pundaknya supaya terlihat seperti pundak laki-laki. Perempuan-perempuan semakin terpesona karena dirinya. Bahkan ada yang mengatakan bahwa dia dan seorang yang bernama Uchiha Sasuke tidak kalah tampannya meskipun Sakura baru beberapa menit disekolah itu. Kesamaan Sasuke dan Sakura ada dirambutnya yang jidat.



  “Hei anak baru! Baru saja masuk kesekolah ini udah sok terkenal,” Tegur orang yang berada dibelakang Sakura. Sepontan Sakura berbalik kesumber suara. Ada seorang laki-laki bermbut durian motong, bermata blue shapire, dan berkulit tan. Sakura tahu itu adalah Naruto yang dulunya kakak kelas waktu dia masih berumur sebelas tahun. “Apa maksudmu?” Tanya Sakura seolah bingung apa yang dikatakan orang tadi.



  “Jangan pura-pura kamu,” Jawaban yang aneh keluar dari mulut Naruto. “Apa sih maksudmu itu Naruto?” Tanya Sakura semakin bingung dibuatnya. Naruto kaget “Eh dari mana kau tahu namaku?” Tanya Naruto bingung ‘Kenapa dia tahu namaku’ batin nya menatap tajam Sakura. “Aku tahu dari seseorang,” Jawab Sakura berbohong. “Sebenarnya kau ini siapa, jadi tahu namaku. Ngomong-ngomong namamu siapa?” Tanya Naruto asal-asalan. ‘Dasar Naruto bodoh. Tadi marah, sekarang malah nanya nama.’ Runtuk Sakura kesal akan tingkah bodoh Naruto yang kambuh. “Hitoshi” Jawab Sakura singkat lalu melanjutkan jalannya yang sempat terhenti. “Hitoshi eh?” kata Naruto tapi orang yang dihadapannya keburu kabur. “Dasar orang itu,” Naruto hanya berdecak kesal.



Sakura keburu masuk kedalam kelasnya dan mencari tempat duduknya. “Itu dia,” Gumamnya melihat bangku paling pojok dikelas yang masih kosong dan tidak ada orang yang menempatinya. Baru saja dia meletakkan tasnya ke bangkunya, tiba-tiba ada seorang siswi berambut merah dan  berkacamata menghampirinya a.k.a Karin . “A-ano, namamu siapa?” Tanya Karin pada Sakura yang menatap aneh dirinya. “Namaku Hitoshi” Jawab Sakura singkat. “Hitoshi-san aku boleh bertanya sesuatu?” Tanya Karin menatap penuh pertanyaan. “Mm.. Boleh,” Jawab Sakura singkat. “Apakah Hitoshi-san mempunyai teman atau sahabat dekat?” Tanya Karin menahan kegugupannya pada Sakura. “Ada, memangnya kenapa?” Tanya Sakura heran kemudian menatap aneh Karin. “Tidak apa-apa. Emm, laki-laki atau perempuan?” Tanya Karin lagi. “Ya, ada sih, sahabat sekaligus rival.  Tapi itu dulu. “ Jawab Sakura enteng. “Syukurlah” Gumam Karin lalu duduk ketempat duduknya.

TO BE COUNTINE

.

.

Halo semuanya saya meminta komentar kalian tapi tidak ingin memaksa untuk di beri komentar. Maaf ya, kalau tulisanku jelek. Soalnya aku adalah author baru. Jadi,,, Mohon bantuannya minna! Ga apa-apa klo komen kalian flame tapi itu malah membuatku ingin menjadi author yang lebih baik.

0 komentar:

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Blogger